Teknologi Reproduksi Pada Hewan yang Jarang Diketahui

Teknologi yang berkembang pesat menjadi salah satu faktor yang banyak memengaruhi berbagai aspek pada kehidupan di dunia ini. Sebagai contoh yaitu pada bidang Biologi, banyak Ilmuwan yang berusaha menghadirkan teknologi untuk membantu keberlangsungan makhluk hidup, salah satunya yaitu hewan. Banyaknya masalah yang muncul pada perkembangan biakan atau proses reproduksi dari suatu hewan lah yang menjadi salah satu faktor utama munculnya teknologi baru penunjang proses reproduksi yang dilabeli dengan nama Inseminasi Buatan. 
Teknologi Reproduksi Pada Hewan yang Jarang Diketahui

Inseminasi Buatan (IB) atau yang biasa di kenal dengan kawin suntik ini merupakan sebuah teknologi dimana mani atau spermatozoa yang telah dicairkan dan telah diproses dari ternak jantan dimasukkan ke dalam saluran alat kelamin ternak betina dengan cara menggunakan metode dan alat khusus yang dinamai dengan Insemination Gun. Hewan yang paling umum dan biasa diterapkan untuk menggunakan teknologi ini adalah hewan dengan jenis ternak seperti sapi, kambing, dan domba. Teknologi ini sendri dibuat untuk mewujudkan berbagai tujuan yang dapat menunjang keberlangsungan hidup dari suatu jenis hewan, tujuan dari Inseminasi Buatan diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Berusaha untuk memperbaiki mutu genetika dari ternak yang akan dilakukan Inseminasi Buatan.
  2. Mengurangi biaya proses reproduksi, sebab pejantan unggul tidak harus dibawa ketempat berlangsungnya proses pengembang biakan ternak. 
  3. Para Ilmuwan berusaha untuk mengoptimalkan penggunaan bibit sperma dari pejantan unggul, sehingga hasil reproduksi dengan kualitas unggul pun dapat berlangsung secara lebih luas dan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selain untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, Inseminasi Buatan pun memiliki banyak keuntungan, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Proses Inseminasi Buatan ini dapat menghemat biaya untuk pemeliharaan ternak jantan.
  2. Membantu para peternak untuk dapat mengatur jarak kelahiran dari ternak yang dimiliki dengan baik.
  3. Mencegah terjadinya kawin sedarah yang biasa terjadi pada sapi betina, masalah seperti ini biasa dikenal dengan nama inbreeding.
  4. Teknologi yang ditawarkan pada Inseminasi Buatan dapat membuat spermatozoa yang telah diproses dari ternak jantan memiliki jangka waktu yang lama untuk disimpan dan digunakan dikemudian hari.
  5. Menghindari kecelakaan serta penularan penyakit yang biasa terjadi pada saat perkawinan antar ternak jantan dan betina berlangsung.
Itulah Teknologi Reproduksi Pada Hewan yang Jarang Diketahui, semoga dapat menambah wawasan dan manfaat bagi kita.

Labels: